Selasa, 29 Oktober 2019

Task english - looking for news in english



Students Refuse to Meet Jokowi at State palace. 


Republika.co.id, Jakrta-Indonesia student Executive Body Aliance (BEM SI)  refused the invitation from president Joko Widodo who asked them for dialogue at state palace. However, the students will accept the invitation if the discussion is conducted openly. 
"we will only accept to meet Mr President if the discussion held openly and can be witnessed directly by public. " said BEM SI coordinator,  M. Nurdiansyah in his official statement on Friday. 
In addition, Jokowi was asked to addres a number of demands from students which listed in the "declaration on completing reformation in a strict and thorough manner. " Nurdiansyah asserted the meeting or discussion must guarantee that there would be concrete policies in order to create a better society. 
According to Nurdiansyah, every aspiration of students came from public anxiety due to the incompatibility of state policies for the people. He stated all of these demonstrations will not occur if the state is willing to open uo and be able to hear what the public wants. 
"All of our demands have been conveyed clearly in the demonstrations and also through media channels. Therefore, what is necessary needed is not a meeting, but the firm attitude of Mr President to ful fill our aspirations. " Nurdiansyah explained. 
Since Tuesday (Sept 24), thousands of university students from different campuses protested against several controversial bills outside house of representatives building in Jakarta. The mass demonstrations turned violet. It was believed to be the biggest student protest since 1998.

Translate :

Siswa Menolak Untuk Bertemu Jokowi di Istana Negara

Republika.co.id, Jakarta-Indonesia aliansi badan eksekutif mahasiswa Indonesia menolak undangan dari presisen Jokowi dodo yang meminta mereka untuk berdialog di istana negara. Namun, para siswa akan menerima undangan jika diakusi dilakukan secara terbuka.
"kami hanya akan menerima untuk bertemu dengan pa Presiden jika diskusi dilakukan secara terbuka dan dapat disaksikan langsung oleh publik. " kata koordinator BEM SI M. Nurdiansyah dalam pernyataan resminya pada hari Jumat. 
Selain itu, Jokowi diminta untuk menambah sejumlah permintaan dari siswa yang tercantum dalam "deklarasi tentang penyelesaian reformasi secara ketat dan menyeluruh. "Nurdiansyah menegaskan.
Pertemuan atau diskusi harus menjamin bahwa akan ada kebijakan konkret untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik. 
Menurut Nurdiansyah, setiap aspirasi mahasiswa datang dari kegelisahan publik karena ketidak cocokan kebijakan negara untuk rakyat. Dia menyatakan semua demonstrasi ini tidak akan terjadi jika negara mau terbuka dan dapat mendengar apa yang diinginkan publik. 
"semua tuntutan kami telah disampaikan dengan jelas dalam demonstrasi dan juga melalui saluran media. Oleh karena itu, apa yang diperlukan dibutuhkan bukan pertemuan tetapi sikap tegas dari pak Presiden untuk memenuhi aspirasi kita. "Nurdiansyah menjelaskan. Sejak Selasa, ribuan mahasiswa dari berbagai kampus memprotes sejumlah tagihan kontroversial di luar gedung perwakilan di Jakarta. Demonstrasi massa berubah dan itu diyakini sebagai protes siswa terbesar sejak tahun 1998.


Sumber : https://m.republika.co.id/berita/pyheuo366/students-refuse-to-meet-jokowi-at-state-palace

Tidak ada komentar:

Posting Komentar